Assalamualaikum Wr. Wb

Dengan ini kami lampirkan pengumuman Hasil kelulusan SMK Negeri 1 Juwiring.

SK KELULUSAN UJIAN NASIONAL JADI

LAMPIRAN 1 LULUS

Oleh: Asih Pudjihastuti | Maret 17, 2011

Gempa-Tsunami Jepang Buat Asuransi Rugi USD25 Miliar

WASHINGTON – Bencana alam gempa bumi yang menimbulkan tsunami di Jepang akhir pekan lalu telah mengakibatkan kerugian asuransi sekira USD12-USD25 miliar.

Perusahaan penilai risiko, EQECAT mengatakan gempa sebesar 9,0 SR yang melanda Jepang serta tsunami besar telah membuat kerugian yang signifikan bagi industri asuransi. “EQECAT memperkirakan kerugian dari pertanggungan sebesar USD12-D25 miliar,” kata perusahaan itu seperti dilansir dari AFP.

“Ini perkiraan kerugian meliputi dampak gempa bumi, berikutnya tsunami dan kebakaran, dan kerugian untuk mobil, kehidupan laut, dan asuransi kecelakaan diri,” tambahnya.

Tapi perkiraan kerugian itu tidak memperhitungkan krisis nuklir yang kini berkembang. Pemerintah Jepang sekarang telah berlomba untuk mencegah bencana yang lebih besar akibat nuklir ini, “Perkiraan ini tidak memperhitungkan kerugian terkait dengan darurat nuklir yang saat ini tengah terjadi di pembangkit listrik di wilayah tersebut,” katanya.

EQECAT memperkirakan bahwa antara USD2,0 miliar hingga USD4,0 miliar dari kerugian diperkirakan akan ditanggung oleh pemerintah Jepang dari Reasuransi Gempa.(wdi)

Oleh: Asih Pudjihastuti | Maret 7, 2011

Karakter Pendidikan dan Peradaban

Kualitas pendidikan di Jawa Timur (Jatim) masih belum mampu menghasilkan lulusan yang berkarakter dan memiliki integritas keilmuwan yang mumpuni. Ketua Dewan Pendidikan Jatim, Prof Zainuddin Maliki, menilai secara umum, pendidikan sudah cukup bagus. Namun, ia mengakui jika pendidikan karakter belum berhasil diterapkan di sekolah.

Hal itu terbukti dengan banyaknya kriminalitas dan tingkat kesadaran lingkungan di masyarakat yang rendah. “Pendidikan belum mampu menghasilkan karakter dan peradaban yang baik. Kekerasan dan ketidakdisiplinan terus berlangsung di masyarakat. Akibatnya para siswa menganggap hal itu sebagai bentuk kewajaran,” terangnya kepada Republika, Rabu (29/12).

Zainuddin mengkritik semakin banyak sekolah berlabel rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI). Meski begitu, ia mengatakan RSBI masih pada taraf status untuk menaikkan gengsi sekolah, bukan mencerdaskan siswa. Pasalnya, siswa hanya ditekankan pembelajaran di kelas, bukan pada pembentukan karakter.

“Saya sering lihat siswa RSBI masih buang sampah sembarangan, tidak disiplin, dan cuek terhadap lingkungan. Ini terkait mental dan sikap yang tak diajarkan di sekolah. Jadi RSBI tak berhasil menghasilkan siswa yang berkarakter,” ujar Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya tersebut.

Oleh: Asih Pudjihastuti | Maret 6, 2011

Tidak Ada UN Susulan Th. 2011

JAKARTA: Kemendiknas memutuskan tidak ada Ujian Nasional (UN) ulangan pada 2011 sehingga siswa yang tidak lulus terpaksa mengikuti tahun berikutnya atau mengikuti kelompok belajar (kejar) paket A, B dan C. “Syarat kelulusan lainnya adalah nilai setiap mata pelajaran minimal 4,00 dan tidak ada ujian ulangan. Bagi yang tidak lulus maka dapat mengikuti  kejar paket A untuk jenjang SD, Kejar Paket B untuk  SMP/Mts dan mengikuti kejar paket  C untuk  SMA/SMK/MA,” ujar Mendiknas Mohammad Nuh, hari ini.

Formula nilai akhir penentu kelulusan siswa sekolah menengah pertama SMP dan sederajat, serta sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat ditetapkan dengan menggabungkan nilai mata pelajaran ujian nasional (UN) dengan nilai sekolah. Seorang siswa sedikitnya harus meraih nilai 4 pada UN agar dapat lulus dengan syarat nilai ujian sekolahnya 8. Dengan menggabungkan kedua nilai tersebut maka nilai akhir diperoleh 5,6 di atas nilai minimal 5,5.Kalau nilai ujian sekolah 7 belum lulus dan nilai aman UN adalah 6.

“Kalau dulu UN sendiri dinilai hasilnya berapa. Kalau dan jika nilainya  memenuhi 5,5 maka lulus. Pada 2011 dikombinasikan  antara ujian yang dilakukan secara nasional dengan prestasi atau capaian waktu dia sekolah kelas1, 2, dan 3,” katanya. Seperti diketahui tidak ada provinsi yang siswanya lulus 100% pada UN tahun ajaran 2009-2010. Matematika menjadi salah satu mata pelajaran yang angka ketidaklulusannya tinggi untuk jurusan IPS (15,11 %) dan Agama (28,17 %). Peserta UN Ulangan tahun ajaran 2009-2010 tingkat SMA/MA mencapai 79.519 siswa dan yang akhirnya lulus 75.548 siswa (95,01%), dan sisanya 3.971 (4,99%) tidak lulus.Sedangkan dari 70.891 siswa SMA/MA swasta terdapat 63.048 siswa (88,93%) siswa yang lulus dan 7.843  (11,06%) siswa tidak lulus. Kemudian dari 31.934 siswa MA terdapat 29.155 (91,30%) siswa lulus dan 2.779 (8,70%) siswa tidak lulus.

Persentase ketidaklulusan di tingkat SMA baik UN utama dan ulangan yang tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di mana ketidaklulusan pada UN Utama 52,1 % dan UN Ulangan 10,78%. Selanjutnya Provinsi Gorontalo angka ketidaklulusan UN Utama 46,2 %, sedangkan pada UN Ulangan 2,43 %.

Tanpa adanya UN Ulangan maka peserta UN harus mempersiapkan dengan baik.Mendiknas mengatakan formula UN merupakan hasil kesepakatan bersama dengan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) selaku penyelenggara UN dan atas rekomendari Dewan Perwakilan Rakyat.

Oleh: Asih Pudjihastuti | Maret 6, 2011

50 Pemikir Hebat dalam Dunia Pendidikan

Pendidikan bukan sekadar persoalan teknik pengolahan informasi. Bahkan bukan penerapan ‘teori belajar’ di kelas atau menggunakan hasil ‘ujian prestasi’ yang berpusat pada mata pelajaran (subject centered ‘achievement testing’).

Pendidikan merupakan usaha yang kompleks untuk menyesuaikan anggotanya dengan cara mereka mengetahui kebutuhan kebudayaan. (Jerome Bruner, The Culture of Education)

Itulah sekelumit hasil pemikiran para pelaku pendidikan – orang-orang yang mengabdikan hidupnya demi pendidikan. Ya, pendidikan bukanlah hal yang main-main. Ia tak hanya memerlukan loyalitas dan integritas saja, tetapi juga memerlukan kesadaran penuh dan kemampuan yang mumpuni dari para pelakunya agar dapat menghasilkan kualitas didik yang memuaskan. Buku yang sedang Anda pegang ini mencatat 50 sosok paling berpengaruh terhadap langgam dunia pendidikan modern. Mulai dari sosoknya, pemikirannya, pengalamannya, ide-ide briliannya, dan segala bentuk dedikasinya sebagai ahli-ahli pendidikan dari berbagai negara.

Ditulis dengan bahasa yang ringan, renyah, tapi penuh tenaga, menjadikan buku ini wajib dibaca oleh Anda, para guru, orang tua, dan pemerhati dunia pendidikan.

Oleh: Asih Pudjihastuti | Februari 10, 2011

Tutorial Komputer

Bila anda ingin tutorial gratis ini, anda dapat mendownload file dibawah ini :

1.

Oleh: Asih Pudjihastuti | Februari 8, 2011

Program NetOp Sebagai Media Komunikasi Pembelajaran

Pengembangan Bidang informasi dan telekomunikasi mengalami revolusi yang cukup signifikan khususnya untuk perangkat audio visual, mobile phone dan komputer. Teknologi tersebut telah mengubah cara hidup masyarakat dan berpengaruh terhadap beberapa aspek kehidupan. Bidang pendidikan tidak luput dari pengaruh perkembangan teknologi ini. Kemajuan teknologi khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi memberikan peluang yang besar dalam perencanaan dan rekayasa pembelajaran yang bersifat multimedia. Teknologi juga memungkinkan kita untuk memadukan berbagai aspek dalam suatu kemasan, sehingga pembelajaran menjadi lebih dinamis dan meningkatkan keaktifan siswa untuk mempelajari suatu materi pelajaran tertentu. Teknologi yang bersifat multimedia ini memberi peluang bagi kita untuk melibatkan aspek audiovisual dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu media yang mudah dipakai adalah menggunakan video tutorial interaktif yang berisi penjelasan materi dan latihan-latihan yang bersifat kognitif. Pemanfaatan teknologi audio visual dalam pendidikan memungkinkan pengemasan materi menjadi lebih menarik sehingga gambaran lebih nyata dari suatu bentuk permasalahan memungkinkan untuk ditampilkan.
Peranan teknologi memungkinkan kita untuk melampaui batas-batas yang dulunya melingkupi. Dengan memanfaatkan teknologi dapat dilaksanakan suatu pembelajaran jarak jauh sehingga batas-batas wilayah tidak lagi menjadi kendala. Pemanfaatan teknologi juga memungkinkan suatu pembelajaran jarak jauh yang interaktif. Teknologi yang mendukung untuk terlaksananya pembelajaran jarak jauh adalah internet.
Dalam pembelajaran di lingkungan sekolah, biasanya hanya beberapa bahkan sebagian kecil saja siswa yang berani bertanya, mengemukakan pendapat, atau menyanggah dalam kegiatan belajar mengajar setiap hari. Hal ini mungkin dikarenakan rasa takut dianggap bodoh atau sangsi apakah pertanyaan yang nanti diajukan terlalu mudah atau anggapan lain. Perlu adanya suatu bentuk pembelajaran yang bisa mengurangi anggapan tersebut. Salah satu alternatif pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran yang memungkinkan hal tersebut adalah dengan pemanfaatan program NetOP dan LAN (Local Area Network). Salah satu fasilitas yang disediakan oleh program ini adalah teleconference. Fasilitas ini memberikan kemudahan pada siswa untuk bertanya tanpa diketahui temannya sehingga dapat meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Berdasarkan uraian tersebut, perlu adanya suatu pembelajaran yang menerapkan program NetOP dan LAN dalam pembelajaran.
Program NetOp merupakan program yang dapat dijalankan dalam lingkungan LAN. Program ini mempunyai 2 bagian yaitu program NetOp Teacher dan NetOp Student. NetOp Teacher merupakan program yang dijalankan pada komputer dosen sebagai seorang administrator, sedangkan NetOp Student merupakan program yang dijalankan pada komputer mahasiswa sebagai client. Kelebihan program ini yaitu dosen dengan menggunakan NetOp Teacher dapat memantau seluruh kegiatan mahasiswa sedangkan mahasiswa tidak dapat melihat segala aktifitas yang dilakukan dosen. Dosen juga dapat memberi tugas/penjelasan yang berbeda-beda pada setiap siswa yang langsung tampak di monitor siswa.

Peran Multimedia dalam Pembelajaran
Kajian Teori Pembelajaran
Pembelajaran pada peserta didik akan dapat diterima dengan baik apabila kajian yang diberikan sesuai dengan tingkap perkembangan kognitif peserta didik itu sendiri. Peserta didik yang masih belum mampu berpikir abstrak harus diberi materi pembelajaran yang tidak abstrak pula. Para ahli psikologi memiliki beberapa aliran tentang pembelajaran, secara garis besar ada dua aliran yaitu aliran psikologi kognitif dan aliran psikologi behaviouristik.
Aliran psikologi kognitif dalam pembelajaran lebih mengutamakan tingkat kemampuan bepikir peserta didik dalam menyampaikan suatu materi pembelajaran, sedangkan aliran psikologi behaviouristik dalam pembelajaran lebih memperhatikan usaha pengajar/guru untuk membuat lingkungan belajar yang memungkinkan peserta didik belajar dengan baik. Dalam praktek pembelajaran dikelas umumnya guru akan mengkombinasi kedua aliran tersebut yaitu guru akan mengelola kelas sehingga suasana kelas memungkinkan peserta didik dapat belajar dengan baik dengan memperhatikan tingkat perkembangan berpikir peserta didik.
Salah satu tokoh psikologi yang dipandang sesuai dengan suatu model pembelajaran dengan memanfaatkan media pembelajar adalah Jerome S. Bruner. Bruner memandang bahwa perkembangan tahap belajar peserta didik ada tiga yaitu: Tahap enaktif, tahap ekonik, dan tahap simbolik.
Pada tahap enaktif, untuk memahami suatu konsep misalnya kubus, maka anak ini harus melakukan observasi langsung terhadap kubus, ia harus mengotak-atik secara langsung tentang kubus.
Pada tahap ikonik, untuk memahami suatu konsep tidak harus berhadapan langsung dengan bendanya, meraka dapat memahami suatu konsep dengan gambar, diagram, tabel, grafik atau semacamnya yang berhubungan dengan ikon (gambaran benda) tersebut.
Pada tahap simbolik, maka anak sudah dapat diajak berpikir abstrak atau simbolik yaitu bisa dengan bahasa verbal.

Multimedia sangat erat kaitannya dengan media elektronik khususnya komputer. Pada saat ini, komputer sudah banyak digunakan dalam pembelajaran di kelas guna mempermudah proses belajar mengajar. Secara umum komputer dalam pembelajaran memiliki tiga fungsi yaitu: (1) komputer sebagai media pembelajaran, (2) komputer sebagai alat bantu pembelajaran, dan (3) komputer sebagai sarana komunikasi dalam pembelajaran.

  1. Komputer sebagai media pembelajaran dimaksud bahwa komputer digunakan untuk merancang bahan/materi pembelajaran yang dikemas dalam sebuah paket pembelajaran yang biasa disebut CD pembelajaran atau CD interaktif. Dinamakan CD pembelajaran atau CD interaktif karena biasanya bahan/materi pembelajaran dibuat di dalam CD yang dapat dijalankan dalam komputer atau CD player. Dalam hal ini, secara kasar dapat dikatakan bahwa CD digunakan sebagai “Buku +” dimana siswa dapat memutar CD dan dari CD siswa dapat mempelajari isi pelajaran.
  2. Komputer sebagai alat bantu pembelajaran dimaksudkan bahwa komputer digunakan sebagai alat bantu hitung untuk mempercepat perhitungan yang cukup rumit. Dalam hal ini komputer sebagai TOOLS dalam menyelesaikan masalah perhitungan seperti statistika (SPSS), riset operasi (Lindo/Solver) atau menggambarkan grafik dengan Maple, Derive atau Auto CAD.
  3. Komputer sebagai sarana komnikasi dalam pembelajaran dimaksud bahwa komputer sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan bahan/materi pembelajaran, mencari informasi dalam komputer yang biasanya berbentuk jurnal atau bahan ajar yang diambil dari inernet, atau komunikasi tugas siswa yang diambil dari WEB guru/dosen untuk dikerjakan dan akhirnya diserahkan /dikirim ke WEB tersebut, dalam hal ini biasanya digunakan Web Blog. Atau pembelajaran langsung melalui internet (jarak jauh) atau intranet (LAN) untuk jarak dekat.

Pada Kajian di sini, kita akan lebih mendalami bagian nomor (3), yaitu Komputer sebagai sarana komunikasi dalam pembelajaran, khususnya pemanfaatan program NetOp pada Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Program NetOp School
Program NetOp merupakan program yang dapat dijalankan dalam lingkungan Local Area Network (LAN), yaitu jaringan LAN dengan kabel atau dengan nirkabel (wireless). Program ini mempunyai 2 bagian utama yaitu program NetOp Teacher dan NetOp Student. NetOp Teacher merupakan program yang dijalankan pada komputer guru sebagai seorang administrator yang dapat mengendalikan semua kegatan pembelajaran, sedangkan NetOp Student merupakan program yang dijalankan pada komputer siswa sebagai client yang siap menerima tugas-tugas akademik yang diberikan guru.
Program NetOp secara umum mudah dijalankan oleh guru dan dapat membantu kegiatan pembelajaran di kelas. Program ini dilengkapi dengan beberapa menu yang komunikatif, sehingga guru tinggal memilih menu yang diinginkan untuk kegiatan yang sesuai dengan apa yang sudah di rancangkan guru sebelum pembelajaran dimulai.

Untuk Lebih jelas nya anda dapat mengirim di email : asih.pudjihastuti@yahoo.com, apabila anda tertarik

Oleh: Asih Pudjihastuti | Januari 29, 2011

Try Out UAS SMKN 1 Juwiring

Sabtu 29 Januari 2try out SMKN 1 Juwiring011, SMK Negeri 1 Juwiring Klaten mengadakan TRY OUT Ujian Akhir  Nasional. acara ini diadakan untuk mempersiapkan siswa kelas XII menghadapi UAS bulan April mendatang. acara ini juga dijadikan simulasi agar siswa  tidak kaget dengan situasi UAS nantinya. dalam try out tersebut, siswa diajari bagaimana cara-cara mengisi kolom yang ada dalam lembar jawaban agar bisa terbaca di komputer. acara ini berlangsung dari pukul 12 sampai 4 sore dan berlangsung sukses.

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.